Tuesday, November 20, 2012

Antologi Abjad Durja #12 : Firaun Kecil

Sekali lagi aku di sini,
Terperangkap di sebalik jejeri ini,
Terbelit dengan segala kekalutan di sini,
Sedang borjuis - borjuis enak melobi - lobi...
cebis simpati dari firaun kecil lagak bak tuhan.

Aku senyum sendiri, atau sekadar sengih barangkali,
Melihat borjuis yang punya kotak suara,
tapi sunyi sepi tanpa getar sendiri,
Hanya mengangguk, seperti belatuk yang dilekuk - lekuk,

Kemana hilangnya gigi, yang tinggal hanya gusi,
Takut pada tuan?
Aah..Mereka bukan tuhan!
Sedang tuhan kau langgar hukumnya,
Bila manusia mengaku tuhan,
Kau menikus menurut telunjuk.

Jika salah, katakan saja salah,
Kenapa perlu dilapik - lepik,
atau mungkin kau takut diherdik tempik,

Jangan biar takutmu menghambakan mu.

No comments:

Post a Comment