Kami rasa kami sebahagian dari kamu,
Rupa - rupanya kamu sisih kami dalam diam,
Kamu suruh kami berasimilasi sama kamu,
Kami sakit, kamu tikam belakang diam - diam.
Aduh...sakitnya
Aduh...pedihnya
Sampai hati kamu ya
Kamu keras suruh kami menyalin kamu,
Kamu bilang nanti boleh jadi cool dan hebat macam kamu,
Kami bodoh, ikut saja telunjuk kamu.
Geram! Bodohnya aku.
Geram! Naifnya aku.
Ditipu lalu digula-gulakan kamu.
Kamu kata kamu gembira bila kami gembira,
Tapi mana kamu bila kami bercucuran airmata menahan derita,
Mungkin kamu sedang gembira sama "kami - kami" yang lain,
Mungkin,
Kan dalam dunia ini segalanya mungkin.
Rupa - rupanya kamu sisih kami dalam diam,
Kamu suruh kami berasimilasi sama kamu,
Kami sakit, kamu tikam belakang diam - diam.
Aduh...sakitnya
Aduh...pedihnya
Sampai hati kamu ya
Kamu keras suruh kami menyalin kamu,
Kamu bilang nanti boleh jadi cool dan hebat macam kamu,
Kami bodoh, ikut saja telunjuk kamu.
Geram! Bodohnya aku.
Geram! Naifnya aku.
Ditipu lalu digula-gulakan kamu.
Kamu kata kamu gembira bila kami gembira,
Tapi mana kamu bila kami bercucuran airmata menahan derita,
Mungkin kamu sedang gembira sama "kami - kami" yang lain,
Mungkin,
Kan dalam dunia ini segalanya mungkin.
No comments:
Post a Comment